SilkAir Luncurkan Penerbangan Nonstop Singapura-Busan

MASKAPAI penerbangan SilkAir, anak perusahaan regional Singapore Airlines, akan meluncurkan penerbangan nonstop antara Singapura dan Busan, kota kedua terbesar di Korea Selatan, tahun ini. Mulai 1 Mei 2019, SilkAir akan mengoperasikan empat penerbangan dalam seminggu menuju Busan.

Menurut Foo Chai Woo, Chief Executive SilkAir mengatakan peluncuran penerbangan menuju Busan akan menjadi tonggak sejarah baru bagi SilkAir, karena maskapai ini untuk pertama kalinya menambahkan sebuah kota di Korea Selatan ke dalam jaringan penerbangannya. Hal ini juga mendemonstrasikan komitmen mereka untuk menghadirkan destinasi-destinasi terbaru dan menyenangkan di kawasan Asia Pasifik. Saat ini, belum ada maskapai lain yang mengoperasikan penerbangan berjadwal antara Singapura dan Busan.

“Layanan baru ini akan menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8, yang menyediakan kabin Kelas Bisnis (Business Class) dan Kelas Ekonomi (Economy Class). Pelanggan juga dapat menikmati pengalaman layanan penuh, termasuk layanan makanan dalam pesawat, sistem hiburan dalam pesawat nirkabel dalam studio SilkAir, bagasi gratis saat check-in ketika mereka melanjutkan perjalanan menuju atau dari titik SilkAir maupun Singapore Airlines lainnya melalui Singapura,” ujarnya.

Dikatakan, kami sangat senang dapat memperkenalkan layanan menuju Busan, yang memberikan penawaran bagi para pelanggan di Singapura dan di kawasan, sebuah destinasi menawan untuk diekplorasi dalam jaringan kami. Untuk warga Korea yang bepergian dari Busan, rute baru juga akan menawarkan akses dan konektivitas yang lebih luas dengan jaringan SilkAir dan Singapore Airlines di Asia Pasifik dan sekitarnya.

Berlokasi di ujung tenggara semenanjung Korea, Busan merupakan destinasi terkenal karena pemandangan pantai yang dimilikinya serta berbagai atraksi kebudayaan setempat. Menjadi tujuan liburan populer bagi masyarakat lokal Korea dan wisatawan, Busan dijuluki sebagai pusat musim panas di Korea Selatan, dengan berbagai pemandangan pantai yang indah seperti Haeundae dan Gwangalli.

Pengunjung menuju Busan dapat menikmati aktivitas sepanjang tahun di kota pesisir yang aktif dan sibuk. Para wisatawan yang ingin menikmati kebudayaan setempat di Busan dapat mengunjungi Gamcheon Culture Village, sebuah desa yang kaya akan berbagai mural dan rumah yang dilukis di kaki pesisir bukit. Desa berwarna-warni ini memperoleh panggilan sebagai “Machu Picchu di Busan”.

“Bagi pecinta makanan laut, Busan merupakan pusat terbesar untuk makanan laut di Korea Selatan, Jagalchi Market, di mana wisatawan dapat mencicipi berbagai makanan laut yang segar. Sebagai tambahan, wisatawan juga dapat merasakan makanan khas Busan seperti Ssiat Hotteok, panekuk manis gaya Korea yang diisi dengan biji, gula merah, madu dan kacang,” ungkap Foo Chai Woo. [traveltext.id]