Majestic Festival Diharapkan Bisa Kukuhkan Banyuwangi Kota Festival

MAJESTIC Banyuwangi Festival 2019 diharapkan mampu mengukuhkan Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai kota festival sekaligus menjaring lebih banyak wisatawan ke wilayah itu.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas me-launching Calender of Event Banyuwangi Majestic Banyuwangi Festival 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Selasa malam mengatakan  peluncuran Calender of Event dengan tema Majestic Banyuwangi Festival 2019 sangat tepat karena tahun lalu Banyuwangi oleh Kementerian Pariwisata telah ditetapkan sebagai kota festival terbaik di Indonesia.

“Saya memberikan apresiasi kepada Banyuwangi yang aktif mengemas kegiatan pariwisata yang setiap tahun baik jumlah maupun kualitasnya semakin meningkat. Penetapkan Banyuwangi sebagai kota festival terbaik karena pertumbuhan kegiatan di Banyuwangi sangat pesat dan melibatkan seluruh potensi masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarat Banyuwangi,” ujarnya.

Dikatakan, tahun 2012, Banyuwangi baru memiliki 12 kegiatan, tahun 2018 melonjak 75 kegiatan, dan tahun ini menjadi 99 kegiatan. Semua kegiatan ini melibat seluruh potensi masyarakat Banyuwangi. Majestic Banyuwangi Festival 2019 akan menampilkan 99 kegiatan dan 3 kegiatan di Banyuwangi di antaranya yakni Banyuwangi Ethno Carnival, International Tour de Banyuwangi Ijen, dan Gandrung Sewu masuk dalam 100 Calender of Events Wonderdul Indonesia.

Sementara Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan Majestic Banyuwangi Festival 2019 ini ibarat rangkuman bagi segenap potensi yang ada di Kabupaten Banyuwangi mulai dari seni budaya, kekayaan alam, dan kreativitas masyarakat sekaligus mengukuhkan Banyuwangi sebagai kota festival yang terkenal di Indonesia karena keberhasilannya dalam menyelenggarakan Banyuwangi Ethno Carnival.

“Penampilan 99 kegiatan selama satu tahun penuh di Banyuwangi ini terdiri atas 28 kegiatan sport, 17 kegiatan musik, 16 kegiatan makanan dan inovasi, 30 event religi, 8 event digital dan milenial di antaranya Festival Juragan Pintar dan lain-lain,” katanya.

Ditambahkannya, Festival Juragan Pintar menghadirkan startup Warung Pintar yang merupakan warung dikombinasikan dengan  teknologi dalam pengelolaannya sehingga  memberikan kemudahan bagi pemilik warung serta kenyamanan bagi para pelanggannya. Teknologi ini sekaligus bisa digunakan sebagai alat promosi pariwisata di Indonesia berbasis digital. [traveltext.id]