Ternyata Indonesia Jadi Country of Honor di IFTM Top Resa Paris

INDONESIA dengan melibatkan 21 industri pariwisata akan menjadi Country of Honor pada pameran pariwisata internasional terbesar di IFTM Top Resa, Paris, yang ke-40 pada 23-25 September 2018.

Menurut Deputi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya menyatakan dalam acara pameran pariwisata terbesar di Perancis ini, diharapkan akan dapat mendorong kepedulian masyarakat dan media dalam mempromosikan pariwisata Indonesia dengan memberikan informasi yang benar mengenai destinasi pariwisata Indonesia.

“Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia bekerja sama dengan KBRI di Paris, dan VITO Perancis berpartisipasi pada acara IFTM Top Resa 2018 yang akan diselenggarakan di Porte de Versailles, Paris, Perancis,” ujarnya.

Dikatakan, IFTM Top Resa adalah salah satu bursa pariwisata internasional terbesar di Perancis dan merupakan suatu wadah memberikan kesempatan bagi kalangan industri pariwisata (travel trade, hotelier, penerbangan) seluruh dunia untuk mengembangkan hubungan bisnis baru di bidang pariwisata sekaligus memelihara dan meningkatkan hubungan bisnis yang sudah ada secara efektif dan efisien.

“Pada acara tersebut, akan ditampilkan pula pertunjukan kesenian berupa tarian dan karnaval, keterampilan melukis henna, serta barista dan mixologist yang akan menyajikan kopi dan minuman tradisional khas Indonesia. Selain besarnya paparan media untuk meyakinkan masyarakat Eropa, diharapkan melalui pertemuan antar pebisnis pada acara ini, dapat dijalin kerjasama bisnis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Perancis ke Indonesia," katanya.

Ditambahkannya, dari perspektif statistik, Perancis menjadi salah satu pasar fokus Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Pada 2016, sejumlah 250.921 wisatawan mancanegara (wisman) asal Perancis mengunjungi Indonesia. Jumlah ini tumbuh 19,79% dari tahun sebelumnya.

“Sementara pada tahun 2017, terdapat lebih banyak wisatawan Perancis yang mengunjungi Indonesia. Menurut laporan sekitar 268.989 wisman Perancis datang ke Indonesia atau meningkat 7,20% dari tahun 2016. Untuk tahun ini ditargetkan jumlah kunjungan wisman asal Perancis ke Indonesia meningkat menjadi 290.000 wisman,” ungkapnya.

Dijelaskannya kembali, sementara capaian wisman asal Perancis sampai Juni 2018 sebanyak 113,996 atau meningkat 4,02% dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2017. Wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Rusia adalah lima besar pasar Eropa untuk Indonesia.

“Statistik menunjukkan market value pengunjung dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari US$1 juta dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari). Untuk itu, Kementerian Pariwisata menawarkan beberapa program strategis dalam kesempatan Top Resa yaitu paket bundling tiket internasional dengan transportasi domestik beserta kerjasama airlines dan wholesalers,” katanya.

Dalam acara IFTM Top Resa adalah salah satu bursa pariwisata internasional terbesar di Perancis Indonesia juga menggandeng mitra dari Singapore Airlines.  [antaranews/photo special]