Arief: 2020 Pariwisata Jadi Penghasil Devisa Terbanyak

MENTERI Pariwisata Arief Yahya meyakini sektor pariwisata bakal menjadi penghasil devisa terbanyak di Indonesia pada tahun 2020 karena terus mengalami pertumbuhan pesat.

"Pariwisata akan menjadi penghasil devisa terbanyak di Indonesia. Berharap 2020, benar-benar terwujud.  pariwisata nantinya akan menyaingi pendapatan migas dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK-Migas) dalam mendulang devisa negara,” ujarnya.

Dikatakan, jika dulu disebut migas dan sisanya adalah sektor non-migas, nanti akan saya ganti pariwisata dan sisanya non-pariwisata. Bahkan pariwisata Indonesia tengah menjadi sektor yang penting. Pasalnya, pariwisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia dari masyarakat bawah.

“Saya juga memamerkan sejumlah pencapaian prestasi Kementerian Pariwisata, seperti Kementerian Pariwisata yang terpilih menjadi Kementerian Pariwisata terbaik di Asia-Pasifik. Selain itu, dia juga menunjukkan pencapaian pertumbuhan pariwisata hingga 22% pada kurun waktu Januari-Desember 2017,” kata Arief Yahya.

Ditambahkannya, saat ini sudah lebih tinggi dari pasar regional dan global yang (pertumbuhannya, red) hanya 75. Kompetitior emosional kita adalah Malaysia, kompetitior profesional Thailand, dan pada 2017 dua-duanya berhasil kita kalahkan. Saya juga menyebutkan media memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata Indonesia.

“Media mampu menarik jumlah wisatawan lebih banyak dengan berbagai konten kreatif. Promosi yang dilakukan oleh media, menjadi penentu juga dalam pengembangan pariwisata Indonesia," ungkapnya. [antaranews/photo traveltext]